Nasihat Untuk Kita
Seringkali kita melihat ada orang yang menjadikan nasihat dari orang lain untuk memperbaiki diri. Nasihat yang baik yang disampaikan orang kepada kita bisa menjadikan motivasi, untuk perbaikan diri agar menjadi baik dan bisa untuk pengingat diri. Lalu apa sekiranya nasihat yang bisa menjadikan kita mengingat Allah
Ya,
kematian … sebuah kata yang sangat tepat untuk mewakili jawaban atas semua
permintaan nasehat dari seseorang. Kematian … satu kata yang singkat tapi sarat
makna dan penuh dengan pelajaran dan hikmah.
Mengapa
kematian sebaik-baiknya nasihat, karena dia lebih jujur dalam menasehati. Dia dekat,
tapi jauh dalam pikiran kita. Dia tidak seleksi umur dan warna rambut. Walau belum
beruban jika sudah saatnya, maka dia kan menjemput paksa. Dia, tidak menunggu
taubatmu. Setiap kali anda menarik nafas,Anda sedang menariknya agar lebih
mendekat denganmu. Dia lebih pasti datangnya dari jodoh, maka memantaskaan diri
bukan tuk dapat jodoh yang pantas karena jodohmu takkan tertukar, tapi emantaskan
diri agar husnul khitimah,masuk surga. Aqiqah Bogor
Jadi
ya kita harus senantiasa bersiap dan berkemas untuk menghadapi kematian. Jangan
tunda taubat
karena
penyesalan itu hanya ada di kemudian hari. Alloh subhanahu wa Ta`ala
mengingatkan kita tentang hal ini dengan firman-Nya :
“Dan
infakkanlah apa yang telah Kami rizkikan kepada kalian, sebelum datang kematian
kepada salah seorang diantara kalian, lantas dia berkata : “Wahai Robbku,
kenapa Engkau tidak tangguhkan kematianku barang sebentar, sehingga aku bisa
bersedekah dan bisa menjadi orang sholih ?”. Dan Alloh tidak akan pernah
menangguhkan satu jiwapun jika telah datang ajalnya. Dan Alloh maha mengetahui
apa yang kalian kerjakan” (QS. Al Munafikun : 10-11).


Komentar
Posting Komentar